By Redaksi
Langkat//fokustimetv.com_sumut
Sekelompok petani dari Kelompok Tani kabupaten Langkat menunjukkan bahwa pertanian bisa menjadi jalan rezeki yang nyata. Pada Februari 2026 mereka menanam semangka di atas lahan seluas ± 1 hektar . Hanya dalam waktu 66 hari, semangka siap panen, dan hasil panen pertama cukup siknipikan . Hasil langsung dibeli oleh pengepul di lokasi dengan harga yang menjanjikan petani tidak perlu repot mencari pembeli .Langkat 3 feb 2026
Sartono sosok petani militan di kenal selaku Sekretaris Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sumut ini sangat gesit melakoni pertanian .Sebelumnya beliau dan beberapa kelompok tani lainya selalu kompak dan taat ikuti program pemerintah wujudkan swasembada pangan . Semangka dikenal sebagai buah yang menyegarkan karena mengandung air sekitar ± 87% yang menjadikannya pilihan favorit masyarakat, terutama saat cuaca panas apa lagi di dibulan suci ramdhan .
Proses budidaya semangka tergolong cepat dan efisien, hanya memerlukan waktu sekitar 60–75 hari sejak tanam hingga panen, tergantung kondisi lahan dan cuaca. Hal ini menjadikan salah satu komoditas hortikultura yang menjanjikan secara ekonomi, terutama bagi petani kecil dan menengah.Wilayah Indonesia memiliki banyak sentra penanaman semangka, mulai dari Aceh, Medan, Riau dan lain nya khususnya tanaman semangka .
Dengan hasil panen yang menjanjikan kini Sartono dan kelompok tani lainnya berpeluang untuk mengembangkan budidaya semangka semakin terbuka di wilayah Sumut tidak kalah dengan wilayah lainnya di Indonesia. Hal ini juga didukung menunjukkan produksi semangka di Sumut cukup luar biasa tahun 2026 .Meski tantangan datang dari kondisi lahan yang sempat kering dan cuaca yang panas, petani tetap rajin melakukan penyiraman agar tanaman tumbuh baik dan sekarang petani menikmati hasil .
Jurnalis : gatot


