Lonjakan Arus Balik , Pengguna Jasa  Angkatan Umum di Sei Bejangkar Cukup Memprihatinkan

Sumut//fokustimetv.com
Hal ini di ungkapan oleh salah seorang pemudik sebut saja Sartini (49) warga Simalungun mengaku sangat bangga oleh pemerintahan kabupaten Batubara merubah wajah Sei Bejangkar  menjadi taman bermain masyarakat yang dulu nya tempat persinggahan angkutan bus umum . Sei Balai 28/3/2026.

Kemajuan suatu daerah itu merupakan harapan semua lapisan masyarakat di wilayah bukan / tidak sekedar janji politik semata seorang politisi yang hanya punya kepentingan . Hari ini jelas terasa dinikmati oleh banyak warga terutama para UMKM di wilayah simpang Sei Bejangkar , perubahan yang cukup senipikan menjadi dampak perubahan ekonomi keluarga .

Dimulai pembangunan/renovasi Rest Area dijaman pemerintahan kabupaten Asahan (warung Soto) merupakan ikon legendaris di Sei Bejangkar, setelah di perbaikan dan di perbarui waja dengan penuh harap pemerintah kabupaten Batubara dapat juga mengimbangi dari kebutuhan masyarakat lain, dalam mempertimbangkan kebutuhan lain .

Setelah taman , tentu perlu di lakukan perhatikan khusus pemerintah daerah terhadap pasilitas umum lain nya seperti Halte tempat dirancang khusus untuk menaikkan dan menurunkan penumpang dengan aman dan nyama di wilayah Sei Bejangkar.” Ucap nya dengan nada santun . Halte yang di maksud olehnya adalah tempat duduk yang nyaman .

Mengulas dari harapan mereka , media ini berharap kepada Bupati Batubara atau Pemkab Batubara kiranya untuk melakukan perhatian penuh dalam pembangunan Halte (tempat duduk) yang terlindung  untuk pasilitas umum yang di peruntukan bagi masyarakat luas tanpa terkecuali dalam mewujudkan masyarakat Bahagia .

Halte bukan sekedar wajah perubahan akan tetapi perhatian khusus dalam kenyamanan pasilitas umum yang tak terjangkau manfaat nya . Diketahui dulunya simpang tiga Sei Bejangkar merupakan  (terminal) atau tempat pemberangkatan dan tempat turun penumpang yang datang dari berbagai wilayah termasuk sentral pengiriman hasil laut batu bara.

Diera tahun tahun 80 an hingga tahun 2019 , Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (SPTI) menunjukan bahwa  konperatip nya terhadap pemerintah daerah telah membangun halte akan tetapi tidak panjang . Pada tahun 2022 pemerintah mengubah terminal pembantu menjadi taman bermain , hingga menghilangkan kebutuhan yang sesungguhnya akan tetapi menjadi perubahan ekonomi kerakyatan bagi para UMKM .

Untuk itu diharapakan sangat Pemkab Batubara agar dapat memperhatikan paling tidak menyeimbangkan dari hal kebutuhan pasilitas umum di areal lokasi taman Sei Bejangkar untuk di bangun halte atau tempat duduk yang terlindungi guna kenyamanan para penumpang yang akan berpergian di luar daerah , hal ini merupakan wujud dari kepedulian dan perhatian pemerintah Batubara .(Gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *