MERAUKE, PAPUA SELATAN –fokudtimetv.com- Personel Satgas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali yang bertugas di Pos Kimaam kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah terpencil.

Melalui program GADIK (Tenaga Pendidikan), prajurit TNI menggelar kegiatan belajar mengajar di SD Inpres Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Rabu (04/03/2026).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danpos Kimaam, Letda Inf Raden Akbar Giswara, tersebut diisi dengan pembelajaran dasar seperti matematika, Bahasa Indonesia, dan ilmu pengetahuan alam. Tak hanya itu, prajurit juga menanamkan nilai-nilai kebangsaan serta mengajak siswa berinteraksi melalui permainan edukatif guna meningkatkan semangat dan minat belajar.
Dalam keterangannya, Danpos Kimaam menegaskan bahwa program GADIK memiliki peran penting di daerah terpencil seperti Distrik Kimaam yang masih menghadapi keterbatasan tenaga pendidik dan fasilitas pembelajaran.
“Kegiatan GADIK sangat krusial di wilayah dengan akses terbatas seperti ini. TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan kedaulatan negara, tetapi juga hadir sebagai agen pembangunan yang membantu menjembatani kesenjangan pendidikan. Pendidikan adalah fondasi utama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat rasa kebangsaan generasi muda di pelosok negeri,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui akses pembelajaran yang lebih baik, diharapkan lahir generasi yang cakap, mandiri, dan memiliki komitmen membangun daerahnya sendiri.
Kehadiran prajurit TNI di ruang kelas pun disambut antusias para siswa. Para guru dan wali murid mengapresiasi kepedulian Satgas yang dinilai sangat membantu di tengah keterbatasan tenaga pengajar.
“Bantuan dari prajurit TNI sangat berarti bagi kami. Anak-anak menjadi lebih semangat belajar karena mendapat perhatian tambahan,” ungkap salah satu guru SD Inpres Distrik Kimaam.
Program GADIK yang dilaksanakan Satgas Yonif 123/Rajawali ini diharapkan terus berlanjut secara berkesinambungan, sehingga mampu memberikan dampak positif dan nyata bagi kemajuan pendidikan di wilayah perbatasan dan terpencil Papua Selatan.
( Tega Kurnia )


