Sumut//fikustimetv.com
Medan_Kontingen KTNA Sumatera Utara menorehkan prestasi pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan yang berlangsung di Kabupaten Gorontalo, 20–25 Juni 2026. Capaian ini merupakan kerja keras dan saling mendukung satu sama sama lainya di ajang Nasional .
Prestasi yang menjadi salah satu hasil menonjol yang diraih Sumatera Utara ajang Nasional yakni Juara 1 Stand Kategori Pemerintahan tingkat Kab/kota mengungguli beberapa peserta lomba di seluruh wilayah se-Indonesia. Dimana kegiatan PENAS XVII 2026 Gorontalo mempertemukan puluhan ribu petani, nelayan, pelaku agribisnis, penyuluh, serta pemangku kepentingan mulai dari sektor pertanian , perikanan , perkebunan dan peternakan yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Medan, Minggu 28 Juni 2026 .

Pada PENAS XVII 2026 Gorontalo, Sumatera Utara mengirimkan 218 peserta yang berasal dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, petani, nelayan, serta penyuluh pertanian . Selama kegiatan PENAS berlangsung , seluruh peserta mengikuti prosedur panitia pelaksana untuk pemondokan di rumah warga tepatnya di Kelurahan kayu merah
Kecamatan Limboto lokasinya tidak jauh dari kegiatan .
Capaian prestasi yang diraih Sumatera Utara tidak hanya dalam Kategori Pemerintahan tingkat Kab/kota saja , atara lainya : Juara 2 katagori Asah terampil tingkat Provinsi dan juara 3 katagori Temu Karya tingkat Provinsi yang dipertandingkan sekala Nasional pencapaian itu semuanya di raih oleh kontingen KTNA dari Kabupaten Simalungun .

Keikutsertaan Kontingen Sumut ini mendapat dukungan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut serta Bupati dan Walikota se-sumut mendorong para peserta untuk menampilkan potensi terbaik di tingkat Nasional dalam bidang pertanian dan nelayan. Keberhasilan ini tidak terlepas kerja keras KTNA Sumut yang menjadi motor penggerak terus berupaya untuk terbaik di ajang Nasional Tani dan Nelayan Gorontalo.
Ketua KTNA Provinsi Sumut Ibunda Ir Purnama Dewi Daulay mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam kontingen.” Merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh Kontingen Sumut mulai pemerintahnya, hingga petani dan nelayan berinovasi dan menunjukkan kemampuan .” Ucap Purnama Dewi saat di konfirmasi melalui WhatsApp nya.
Menurut Purnama , keikutsertaan Sumut PENAS tidak hanya menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, atau tidak serta merta hanya tamasya, tetapi untuk menunjukkan perkembangan sektor pertanian yang terus bergerak menuju Asta Cita Presiden Prabowo Indonesia lumbung pangan Dunia .
Kita ingin menunjukkan bahwa sektor pertanian tidak hanya berbicara soal produksi, akan tetapi bagaimana seluruh sektor pertanian di Sumut berkembang dan memperluas pasar, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani . Diharapkan dengan capaian prestasi ini Pemprov Sumatera Utara bisa lebih pekah terhadap petani dan nelayan (KTNA) .
KTNA merupakan organisasi Petani dan Nelayan merupakan perpanjangan tangan pemerintah (Dinas Pertanian) atau disebut sebagai Penyuluh swadaya bekerja tanpa pamrih . Prestasi yang diperoleh diharapkan menjadi dorongan mengembangkan sektor pertanian yang lebih modern, produktif, sekaligus memperkuat prov Sumut sebagai salah satu sentra pangan sekala Nasional. (Red)


