Transformasi Digital Jadi Harga Mati, Bapenda Batu Bara Akselerasi Penerimaan Daerah lewat Katalis P2DD

Sumut//fokustimetv.com
Pemerintah Kabupaten Batu Bara melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi memperkuat langkah dalam peta jalan digitalisasi ekonomi daerah. Hal ini ditandai dengan partisipasi aktif Bapenda Batu Bara dalam webinar nasional Kick Off Inisiasi Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Katalis P2DD), Rabu (4/3/2026).

​Kegiatan yang digelar secara daring ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Bank Indonesia, dan Kementerian Dalam Negeri. Dengan mengusung tema “Percepatan Realisasi Penerimaan dan Belanja Daerah melalui Transformasi Digital”, agenda ini menjadi sinyal kuat bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan bagi tata kelola keuangan daerah .

​Webinar ini dirancang sebagai instrumen untuk meningkatkan kapabilitas Pemerintah Daerah dalam mengelola transaksi secara digital. Inti dari gerakan Katalis P2DD adalah optimalisasi peran Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di setiap lini.

Tansformasi digital adalah kunci untuk menciptakan ekosistem keuangan daerah yang lebih sehat. Melalui penguatan TP2DD, sinergi antara pusat dan daerah diharapkan mampu menutup celah kebocoran pendapatan serta mempercepat penyerapan belanja,” tulis poin utama dalam paparan webinar tersebut.

​Iterasi Digital: Meningkatkan pemahaman aparatur dan masyarakat terhadap transaksi nontunai.​Infrastruktur Transaksi: Memastikan kanal pembayaran digital tersedia hingga ke pelosok daerah.

​Transparansi Real-Time: Memungkinkan pemerintah memantau arus penerimaan dan belanja daerah secara instan dan akurat. ​Bagi Bapenda Kabupaten Batu Bara, keikutsertaan dalam momentum nasional ini merupakan wujud komitmen untuk merombak pengelolaan pendapatan daerah. Digitalisasi diyakini akan memberikan dampak ganda: memudahkan masyarakat dalam membayar pajak/retribusi, sekaligus meningkatkan akuntabilitas laporan keuangan daerah.

​Partisipasi ini diharapkan mampu membawa standar baru dalam pengelolaan pendapatan yang lebih transparan dan minim intervensi fisik, sehingga potensi pendapatan asli daerah (PAD) dapat digali secara maksimal melalui platform digital yang terintegrasi.

​Dengan implementasi hasil dari Kick Off Katalis P2DD ini, Kabupaten Batu Bara berupaya sejajar dengan kota-kota besar lainnya di Indonesia yang telah lebih dulu mengadopsi ekosistem keuangan digital secara menyeluruh. (Gatot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *