Madina_fokustimetv.com Sebuah mobil jenis Cerry dilaporkan terbakar di dekat area SPBU Tano Ponggol Nauli Saba Purba, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, pada Senin (8/6/2026).
Menurut keterangan saksi di lokasi, mobil tersebut diduga digunakan untuk penimbunan bahan bakar minyak (BBM). Sesaat sebelum kejadian, kendaraan tersebut diketahui mengisi BBM senilai Rp300 ribu di SPBU tersebut.
Irsan Batubara, salah seorang saksi di lokasi, mengatakan bahwa saat petugas melakukan pengisian BBM, terdengar suara mesin pompa dari dalam kendaraan. Namun petugas tidak dapat melihat kondisi bagian dalam mobil karena seluruh kaca kendaraan dalam keadaan tertutup oleh pengemudi.
“Saat pengisian BBM, terdengar suara seperti mesin pompa dari dalam mobil. Petugas tidak bisa melihat ke dalam karena kaca ditutup. Saat itu mesin mobil juga masih dalam keadaan hidup,” ujar Irsan.
Tidak lama setelah pengisian selesai, terdengar suara letupan dari kendaraan yang kemudian mengeluarkan api. Kobaran api dengan cepat membesar sehingga membuat petugas SPBU dan warga sekitar panik.
Petugas SPBU bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Namun upaya tersebut tidak berhasil karena api terus membesar.
Untuk menghindari risiko yang lebih besar dan mencegah api merambat ke area SPBU, kendaraan yang terbakar tersebut kemudian didorong ke seberang jalan oleh warga dan petugas yang berada di lokasi.
Beberapa saat kemudian, Unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman. Setelah berjibaku beberapa waktu, petugas Damkar berhasil memadamkan kobaran api.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga sekitar, pengemudi kendaraan yang disebut-sebut merupakan warga Kotanopan diduga melarikan diri dari lokasi kejadian karena mengalami luka bakar pada bagian tangan.
Sementara itu, Kapolsek Kotanopan, AKP Syarifuddin Nasution, membenarkan adanya peristiwa kebakaran kendaraan tersebut. Namun pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan.
“Kejadian tersebut memang benar adanya. Namun untuk informasi lebih lanjut belum bisa kami sampaikan karena masih dalam proses penyelidikan,” ujar AKP Syarifuddin Nasution.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kebakaran serta dugaan adanya aktivitas penimbunan BBM yang berkaitan dengan kendaraan tersebut.
( Ariadi )


