Zoom Meeting Verifikasi dan Validasi Data Usulan Daerah Penerima Bantuan Pasca Bencana,Di wilayah Sumbar, Sumut, Aceh

Zoom Meeting Verifikasi dan Validasi Data Usulan Daerah Penerima Bantuan Pasca Bencana,Di wilayah Sumbar, Sumut, Aceh

PALAS, Fokustiimetv.Com — Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) mengikuti Zoom Meeting verifikasi dan validasi data usulan daerah penerima bantuan pasca bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (23/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, Panguhum Nasution, S.Sos., M.M., bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Padang Lawas.

Zoom meeting ini merupakan tindak lanjut dari rapat percepatan pendataan penyaluran bantuan perumahan, bantuan isi hunian (perabotan), serta bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Cheka Vorgowansyah, S.STP., M.E. Dalam arahannya, Dirjen Otonomi Daerah menegaskan pentingnya ketepatan dan kecepatan verifikasi data sebagai dasar penyaluran bantuan.

Ia menyampaikan, target penyaluran bantuan bagi kabupaten/kota terdampak banjir di tiga provinsi ditetapkan pada 27 Januari 2026, dengan batas akhir proses verifikasi dan validasi data paling lambat 23 Januari 2026.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Lawas, Jon Nedi Piliang, S.H., M.H., menjelaskan bahwa untuk wilayah terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan telah disalurkan sebanyak 200 keping KTP elektronik kepada warga terdampak.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat data kejadian bencana di wilayah Kabupaten Padang Lawas.

Turut mendampingi Pj Sekda Padang Lawas dalam kegiatan tersebut Asisten II Setdakab Padang Lawas Drs. Marza Zennova, M.M., Staf Ahli Bupati Drs. Irwan Halomoan Hasibuan, serta perwakilan dinas terkait. (MS)

Editor; Zakaria

Read More

Zoom Meeting Verifikasi dan Validasi Data Usulan Daerah Penerima Bantuan Pasca Bencana,Di wilayah Sumbar, Sumut, Aceh

[23/1 20.21] zakaria: Zoom Meeting Verifikasi dan Validasi Data Usulan Daerah Penerima Bantuan Pasca Bencana,Di wilayah Sumbar, Sumut, Aceh

PALAS, Fokustiimetv.Com — Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas) mengikuti Zoom Meeting verifikasi dan validasi data usulan daerah penerima bantuan pasca bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (23/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, Panguhum Nasution, S.Sos., M.M., bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Padang Lawas.

Zoom meeting ini merupakan tindak lanjut dari rapat percepatan pendataan penyaluran bantuan perumahan, bantuan isi hunian (perabotan), serta bantuan jaminan hidup (Jadup) bagi masyarakat terdampak bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Rapat dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Dr. Cheka Vorgowansyah, S.STP., M.E. Dalam arahannya, Dirjen Otonomi Daerah menegaskan pentingnya ketepatan dan kecepatan verifikasi data sebagai dasar penyaluran bantuan.

Ia menyampaikan, target penyaluran bantuan bagi kabupaten/kota terdampak banjir di tiga provinsi ditetapkan pada 27 Januari 2026, dengan batas akhir proses verifikasi dan validasi data paling lambat 23 Januari 2026.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Padang Lawas, Jon Nedi Piliang, S.H., M.H., menjelaskan bahwa untuk wilayah terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Selatan telah disalurkan sebanyak 200 keping KTP elektronik kepada warga terdampak.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas menyampaikan bahwa hingga saat ini belum terdapat data kejadian bencana di wilayah Kabupaten Padang Lawas.

Turut mendampingi Pj Sekda Padang Lawas dalam kegiatan tersebut Asisten II Setdakab Padang Lawas Drs. Marza Zennova, M.M., Staf Ahli Bupati Drs. Irwan Halomoan Hasibuan, serta perwakilan dinas terkait. (MS)

Editor: Zakaria

Read More

GMKTI Minta Kajari Padang Lawas Periksa Dugaan Pungli Camat Sosa Timur

GMKTI Minta Kajari Padang Lawas Periksa Dugaan Pungli Camat Sosa Timur

Padang Lawas –Fokustimetv com,Gerakan Mahasiswa Kritis Terpelajar Indonesia (GMKTI) Kabupaten Padang Lawas Unjuk Rasa (Unras)di Kantor Kejaksaan Negeri Sibuhuan atas Dugaan Pungutan Liar (Pungli) Pemotongan Penghasilan Tetap (SILTAP) Perangkat Desa oleh Camat Sosa Timur, Jum’at (23/01/26)

Dalam orasinya, Ketua GMKTI Raja Sopang Muda Hsb Ketua Umum GMKTI mengatakan, bahwa Camat Sosa Timur diduga melakukan Pungutan liar Kepada Kepala Desa Se-Kecamatan Sosa Timur

Raja menambahkan, Pungli tersebut dikutip dari SILTAP para Perangkat Desa, mulai dari bulan September sampai dengan Desember Tahun 2025, Umungkapnya.

Dugaan Pungli yang dilakukan Camat Sosa Timur terhadap Kepala Desa dan Perangkatnya Sebesar Rp. 2.800.000 dari 13 Desa maka jumlah total pungutan Sebesar Rp.36.400.000.

Mahasiwa GMKTI meminta Kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang Lawas melakukan pemeriksaan terhadap Camat Sosa Timur atas dugaan Pungli dengan Praktik kebijakan yang tidak jelas, dengan dalih pembuatan Administrasi permohonan SILTAP para Perangkat Desa.

Akhirnya kedatangan GMKTI disambut baik Kasubdit Kejari Padang Lawas Ali Wardansyah Pasaribu SH, dan langsung menanggapi persoalan itu sekaligus supaya segera menindaklanjuti tuntutan Mahasiswa GMKTI.

Unras Mahasiswa GMKTI tersebut langsung mendapat pengawalan dari pihak Polres Padang Lawas. (MS)

Read More

Anak Didik TK Anugrah Desa Bangun Sari Kunjungi Pos Lantas Sei Bejangkar

By : Redaksi Batubara//fokustimetv.com-sumutKedatangan para siswa TK, didampingi oleh sejumlah guru juga para orang tua langsung disambut oleh personel Satlantas Polres Batubara yakni Kapos Lantas Sei Bejangkar Aiptu Sartono di dampingi Aiptu A. Rajagukguk, beserta jajaran.lainnya . Pada Jum’at sekira pukul 09.00 wib , Sei balai 23 Jan 2026. Kunjungan ini, Kasat Lantas Polres Batubara…

Read More

Anak Didik TK Anugrah Desa Bangun Sari Kunjungi Pos Lantas Sei Bejangkar

By : Redaksi Batubara//fokustimetv.com-sumutKedatangan para siswa TK, didampingi oleh sejumlah guru juga para orang tua langsung disambut oleh personel Satlantas Polres Batubara yakni Kapos Lantas Sei Bejangkar Aiptu Sartono di dampingi Aiptu A. Rajagukguk, beserta jajaran.lainnya . Pada Jum’at sekira pukul 09.00 wib , Sei balai 23 Jan 2026. Kunjungan ini, Kasat Lantas Polres Batubara…

Read More

Pembukaan Jalan Baru ke Banjar Malayu Sepanjang 2,3 Km Rampung

Pembukaan Jalan Baru ke Banjar Malayu Sepanjang 2,3 Km Rampung

Batang Natal, Sergap24jam.com – Pembukaan ruas jalan baru penghubung Banjar Malayu-Muarasoma, Kecamatan Batang Natal, sepanjang 2,3 kilometer rampung dan sudah bisa dilalui kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat.

Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution pada Kamis, 22 Januari 2026, meninjau dan mencoba jalan tersebut. Dia datang didampingi sejumlah pejabat, termasuk Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Akhmad Faisal dan Camat Wahyu Hidayat.

“Kedatangan saya ini untuk mencoba sekaligus meresmikan pembukaan jalan yang kami kerjakan pada Desember 2025 sampai dengan Januari 2026,” kata Saipullah.

Bupati menjelaskan, pada 4 Desember 2025 terjadi longsor yang menyebabkan jalan utama ke Desa Banjar Malayu putus total dan tak bisa lagi dilewati. Maka dari itu, Pemkab Madina membuka jalan baru sepanjang 2,3 kilometer.

Meskipun jalan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan, Saipullah mengaku masih butuh pekerjaan lanjutan seperti pengerasan dan pelebaran. “Enggak mungkin kami buka tegak lurus, maka dari itu kami ikuti lereng-lereng perbukitan yang medannya mampu dilalui kendaraan,” tambah dia terkait panjang jalan yang mencapai 2,3 kilometer itu.

Di sisi lain, Bupati Saipullah mengungkapkan, Pemkab Madina telah mengajukan permohonan perbaikan jalan Panyabungan-Natal sepanjang 12 kilometer, termasuk pengaspalan ke Desa Banjar Malayu. Total anggaran yang diusulkan sebesar Rp35 miliar.
“Tentu ini karena di dalam konsep recovery bencana, tentu kami optimis dan sangat berharap pemerintah pusat akan segera merealisasikan pembangunan jalan ini,” harap dia.(Rel)

Read More

Bupati Madina Merasa sedih terkait MBG di Madina.

Bupati Madina Merasa sedih terkait MBG di Madina.

Mandailing Natal.
Terkait Makan bergizi Gratis(MBG) di Kabupaten Mandailing Natal(Madina). Program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk pemenuhan Gizi untuk anak-anak sekolah.

Bupati H.Saipullah Nasution merasa miris(Sedih) terkait program itu. Pasalnya, sebahagian besar bahan baku untuk menu MBG di peroleh atau di beli dari luar Madina. Madina hanya kebahagian bahan baku berasnya saja.

Ungkapan itu di utarakan Bupati Madina dihadapan Tiga ribuan Jamaah sejuta Salawat yang hadir dari beberapa daerah di kegiatan Sejuta salawat Majelis Pengajian Harmain Puncak Barokah pimpinan Buya Salman Ahmad Nasution, pada Kamis (22/01/2026).

Menurut Bupati Madina Saipullah Nasution, program MBG yang telah berjalan dibeberapa Sekolah di Madina banyak bahan Baku seperti Sayur, Ikan, Telur dan Lainny dipasok dari luar daerah madina.

“Madina Hanya kebagian untuk bahan baku berasnya saja.”ungkap Saipullah.

Tentunya kata Bupati Madina Ini, bila bahan baku ini kebanyakan di pasok dan di dapat dari luar daerah Madina tentunya perputaran keuangan untuk belanja bahan baku MBG juga ikut lari ke daerah Penyublainya.

“Nilai uang yang nilainya hingga Milyaran rupiah yang didapat dari belanja sayur, ikan, telur ini dibuang ke luar madina, tentu perputaran ekonomi di madina terkait MBG Madina hanya memperoleh dari berasnya saja.”tutur Bupati Madina.(Suhartono)

Read More

Bupati Madina Merasa sedih terkait MBG di Madina.

Bupati Madina Merasa sedih terkait MBG di Madina.

Mandailing Natal.
Terkait Makan bergizi Gratis(MBG) di Kabupaten Mandailing Natal(Madina). Program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk pemenuhan Gizi untuk anak-anak sekolah.

Bupati H.Saipullah Nasution merasa miris(Sedih) terkait program itu. Pasalnya, sebahagian besar bahan baku untuk menu MBG di peroleh atau di beli dari luar Madina. Madina hanya kebahagian bahan baku berasnya saja.

Ungkapan itu di utarakan Bupati Madina dihadapan Tiga ribuan Jamaah sejuta Salawat yang hadir dari beberapa daerah di kegiatan Sejuta salawat Majelis Pengajian Harmain Puncak Barokah pimpinan Buya Salman Ahmad Nasution, pada Kamis (22/01/2026).

Menurut Bupati Madina Saipullah Nasution, program MBG yang telah berjalan dibeberapa Sekolah di Madina banyak bahan Baku seperti Sayur, Ikan, Telur dan Lainny dipasok dari luar daerah madina.

“Madina Hanya kebagian untuk bahan baku berasnya saja.”ungkap Saipullah.

Tentunya kata Bupati Madina Ini, bila bahan baku ini kebanyakan di pasok dan di dapat dari luar daerah Madina tentunya perputaran keuangan untuk belanja bahan baku MBG juga ikut lari ke daerah Penyublainya.

“Nilai uang yang nilainya hingga Milyaran rupiah yang didapat dari belanja sayur, ikan, telur ini dibuang ke luar madina, tentu perputaran ekonomi di madina terkait MBG Madina hanya memperoleh dari berasnya saja.”tutur Bupati Madina.(Suhartono)

Read More

Gordang Sambilan Centre Laporkan Saipullah dan Muklis Nasution ke Polres Madina atas Dugaan Pemerasan dan Pencemaran Nama Baik

Gordang Sambilan Centre Laporkan Saipullah dan Muklis Nasution ke Polres Madina atas Dugaan Pemerasan dan Pencemaran Nama Baik

Mandailing Natal – Gordang Sambilan Centre (GSC), organisasi yang mengklaim sebagai wadah perjuangan masyarakat Mandailing Natal, resmi melaporkan Saipullah Nasution dan Muklis Nasution ke Polres Mandailing Natal atas dugaan pemerasan dan pencemaran nama baik.
Laporan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Gordang Sambilan Centre, Miswaruddin Daulay, S.Pd, pada Senin, 5 Januari 2026, dan telah diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mandailing Natal dengan Nomor: LP/B/09/I/2026/SPKT/Polres Mandailing Natal/Polda Sumatera Utara.

Dalam keterangannya kepada media, Miswaruddin menjelaskan bahwa laporan tersebut ditempuh setelah berbagai upaya persuasif dan komunikasi tidak membuahkan hasil. Gordang Sambilan Centre mengaku telah berulang kali membuka ruang dialog terkait apa yang mereka sebut sebagai utang politik Pilkada Mandailing Natal 2024.

“Sejak Juni 2025 kami sudah mencoba membangun komunikasi secara baik-baik. Bahkan pada 9 Juni 2025, saya bersama Sumitro Nasution bertemu langsung dengan Saudara Saipullah Nasution di rumah dinas Bupati Madina. Saat itu kami menyerahkan lampiran utang politik dan beliau menyampaikan akan membahasnya setelah 100 hari kerja,” ujar Miswaruddin.

Namun demikian, menurut GSC, setelah masa 100 hari kerja berlalu, upaya komunikasi lanjutan tidak mendapat respons. Pihaknya kemudian melayangkan somasi pertama dan kedua, namun balasan dari pihak terlapor melalui kuasa hukum dinilai melewati tenggat waktu yang ditentukan.

Sesuai isi somasi pertama tertanggal 19 November 2025, GSC menyatakan akan menggelar konferensi pers apabila persoalan tersebut tidak ditanggapi. Konferensi pers pertama kemudian dilaksanakan pada 24 November 2025.

“Alih-alih menyelesaikan persoalan, kami justru dilaporkan ke Polda Sumatera Utara atas tuduhan pencemaran nama baik. Padahal yang kami sampaikan adalah tuntutan atas hak yang menurut kami belum diselesaikan,” kata Miswaruddin.

Gordang Sambilan Centre menilai langkah hukum yang ditempuh oleh Saipullah Nasution justru berpotensi memperkeruh suasana dan mengganggu kondusivitas daerah. Mereka juga menyoroti gaya kepemimpinan Bupati Mandailing Natal yang dinilai kurang terbuka terhadap kritik.
Dalam konferensi pers kedua yang digelar hari ini, GSC kembali menegaskan tuntutannya agar persoalan utang politik tersebut diselesaikan secara bertanggung jawab. GSC juga mengulas kondisi birokrasi Mandailing Natal yang dinilai belum berjalan optimal, termasuk adanya rangkap jabatan kepala OPD, keterlambatan pembayaran gaji ASN, serta hasil evaluasi pelayanan publik yang disebut masih bernilai rendah.

“Kami mengingatkan agar amanah rakyat dijalankan dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab. Persoalan ini bukan semata soal organisasi, tetapi menyangkut keadilan bagi banyak pihak yang telah bekerja dalam proses politik,” tegasnya.

Gordang Sambilan Centre menyampaikan apresiasi kepada Polres Mandailing Natal atas diterimanya laporan tersebut dan berharap aparat penegak hukum dapat memproses aduan secara profesional dan transparan.

Di akhir pernyataannya, GSC mengimbau seluruh masyarakat Mandailing Natal untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi, seraya menegaskan komitmen mereka untuk menempuh jalur hukum dan konstitusional dalam menyampaikan aspirasi.

( Tega Kurnia )

Read More

Bupati Madina Ajak Warga, Niat Untuk Sejuta Sholawat Demi Kesejahteraan Kabupaten Mandailing Natal.

Bupati Madina Ungkap Niat Mengikuti Sejuta Salawat di Siabu

Madina, fokustime.com- Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengungkap niatnya dalam mengikuti Sejuta Salawat di Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, pada Kamis, 22 Januari 2026.

Awalnya dia mengutarakan bahwa kehadiran jemaah dalam majelis itu membawa niat yang beragam, mulai dari keinginan agar usaha lancar, mendapatkan jodoh yang baik, sampai kesuksesan sekolah.

“Saya mengikuti Sejuta Salawat ini untuk meminta bimbingan dan kekuatan dari Allah Swt. agar mampu menjalankan roda pemerintahan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap Madina selalu berada dalam keadaan aman dan damai, serta Indonesia terus bergerak menjadi negara maju,” kata dia.

Menurut Saipullah, kegiatan Sejuta Salawat ini merupakan momentum untuk memperkuat doa dan harapan. Untuk itu, dia berpesan agar pengajian serupa terus berlangsung.

“Pemerintah dan masyarakat harus bergandengan tangan membangun Madina agar mampu mengejar ketertinggalan dari daerah lain,” sebut dia.

Di sisi lain, Bupati Saipullah menyinggung musibah banjir yang belum lama ini melanda sejumlah wilayah. Meski Madina mengalami kerusakan, dia bersyukur tidak ada korban jiwa.

“Pemkab telah melakukan pendataan di seluruh desa yang terdampak banjir, baik kerusakan harta benda, perabot rumah tangga, maupun rumah warga. Data sementara mencatat sekitar 2.400 rumah mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan hingga berat,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Saipullah menjelaskan, pemerintah pusat melalui Menteri Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menginstruksikan bantuan untuk perbaikan rumah warga. Bantuan tersebut berupa Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, serta Rp60 juta untuk rusak berat.

“Selain itu, terdapat tujuh desa yang diusulkan untuk direlokasi karena dinilai tidak aman ditempati akibat bencana yang berulang setiap tahun,” tutup dia.(Rel)

Read More