Kurang dari Satu Jam, Polsek Siabu Amankan Terduga Penikam

Madina-fokustimetv.com Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Siabu bergerak cepat mengamankan seorang pria berinisial MYP (60), warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, yang diduga melakukan penikaman terhadap Binsar Nasution, anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (3/10/2026).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di Desa Pintu Padang Julu, Kecamatan Siabu, sesaat setelah korban selesai melaksanakan kegiatan reses.

Berdasarkan informasi awal kepolisian, saat itu korban sedang berbincang bersama rekannya, Afner, di samping rumah seorang warga. Terduga pelaku kemudian datang dan merangkul korban dari arah belakang.

Tanpa diduga, terduga pelaku mengeluarkan sebilah pisau dan melakukan penusukan yang mengenai bagian leher sebelah kanan serta punggung kanan korban.

Korban yang mengalami luka kemudian berusaha menyelamatkan diri.
Terduga pelaku disebut sempat mengejar korban hingga korban terjatuh di halaman rumah warga.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Siabu untuk mendapatkan penanganan medis.
Selanjutnya, korban menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Mendapat laporan mengenai kejadian tersebut, personel Polsek Siabu langsung bergerak melakukan pencarian terhadap terduga pelaku.

Kapolsek Siabu Iptu Ahmad Juli Nasution membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan terduga pelaku kurang dari satu jam setelah kejadian.

“Kami berhasil mengamankan terduga pelaku dalam kurun waktu kurang dari satu jam setelah aksi penikaman terjadi. Dugaan sementara dari hasil pemeriksaan awal, motif pelaku melakukan penyerangan ini dipicu oleh perselisihan lama terkait persoalan harta warisan yang diklaim telah dijual kepada korban.

Namun penyidik masih terus melakukan pendalaman secara intensif,” ujar Iptu Ahmad Juli Nasution.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolsek Siabu untuk menjalani proses pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut.

Penyidik juga masih meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian serta mengumpulkan barang bukti guna mengungkap secara menyeluruh kronologi dan motif kejadian tersebut.

Sementara itu, korban masih menjalani perawatan medis akibat luka yang dideritanya.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait perkara tersebut dan menyerahkan seluruh proses penanganannya kepada pihak berwenang.

( Ariadi )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *