Sumut//fokustimetv.com
Batu Bara_Penggunaan pupuk organik berbasis Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) mulai menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan. PGPR merupakan kelompok bakteri yang hidup di sekitar perakaran tanaman dan dapat membantu menunjang pertumbuhan serta kesehatan tanaman.Air Putih, Minggu 27 Sep 2026.
Pemanfaatan PGPR dinilai memiliki sejumlah manfaat bagi sektor pertanian. Kelopok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Batu Bara yang di seponsori oleh KTNA kecamatan Air Putih Rasid / Fatner mampu menerobos menciptakan pupuk organik PGPR . PGPR mikroorganisme di dalamnya dapat membantu meningkatkan sesuatu ketersediaan unsur hara pada tanaman.
Dan merangsang pertumbuhan akar, serta mendukung aktivitas mikroorganisme yang bermanfaat di dalam tanah. Selain itu, penggunaan PGPR secara tepat juga dapat membantu memperbaiki kondisi tanah sehingga lingkungan perakaran menjadi lebih baik bagi pertumbuhan tanaman.

Tanaman dengan sistem perakaran yang berkembang dengan baik pada akhirnya lebih mampu menyerap air dan unsur hara yang dibutuhkan.Penggunaan pupuk organik seperti PGPR juga sejalan dengan upaya mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan pupuk kimia secara berlebihan.
Dengan pengelolaan yang tepat, PGPR dapat menjadi bagian dari penerapan pertanian berkelanjutan.
Namun, efektivitas PGPR sangat bergantung pada jenis tanaman, kondisi tanah, kualitas produk, serta cara dan dosis aplikasinya. Karena itu, penggunaannya perlu mengikuti petunjuk teknis agar manfaat yang diperoleh dapat optimal.” Ucap Rasid.
Bagi petani, pemanfaatan PGPR dapat menjadi salah satu pilihan dalam menjaga kesuburan tanah sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman secara lebih ramah lingkungan, dan dapat juga mengurangi biaya saat pengilahan yang berkelanjutan .
Dampak penggunaan pestisida yang semakin meluas menuntut petani serta pelaku usaha bidang pertanian untuk mengembangkan teknologi pengendalian OPT yang ramah lingkungan yaitu Teknologi PHT. Salah satu prinsip teknologi PHT yang saat ini telah digalakkan secara Nasional yaitu “Budidaya Tanaman Sehat”.
Budidaya tanaman yang sehat dan kuat menjadi bagian penting dalam program pengendalian hama dan penyakit. Tanaman yang sehat akan mampu bertahan terhadap serangan hama dan penyakit dan lebih cepat mengatasi kerusakan akibat serangan hama dan penyakit tersebut.
Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman yang lebih sehat adalah dengan pemanfaatan Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR).
Untuk itu KTNA minta kepada pihak Pemerintah Daerah (Distabun) agar serius membantu mengaplikasikan
PGPR di seluruh penggiat pertanian terkhusus di kabupaten Batu Bara dalam mendukung program Pemerintah mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia .(gt_ktna)
